Home » , » Apa Penyebab Saraf Terjepit?

Apa Penyebab Saraf Terjepit?


img 
Jakarta, Sering kita mendengar orang sakit akibat sarafnya terjepit. Bagaimana saraf seseorang terjepit sehingga menimbulkan rasa nyeri? Berikut penjelasannya.

Saraf pada tubuh manusia terdiri dari 4 bagian yaitu saraf vertikal contohnya tulang leher, saraf torakal yang memiliki 12 segmen contohnya saraf dibelakang dada, saraf lumbal yang terdiri dari 5 segmen contohnya tulang punggung dan saraf cakral yang terdiri dari 4 segmen contohnya tulang ekor.

"Penyebab saraf terjepit ini bisa degeneratif (penurunan), beban kerja yang terlalu berat, sering angkat beban, mengangkat sesuatu yang melebihi kemampuan fisik dan kegemukan," ujar Dr. Syafrizal Abubakar, SpBS saat dihubungi detikHealth, Rabu (19/8/2009).

Efek yang ditimbulkan jika seseorang mengalami saraf terjepit adalah nyeri dengan kadar yang berbeda-beda, kesemutan yang bisa menyebar atau menjalar dan bahkan bisa sampai menyebabkan kelumpuhan.

"Untuk mendiagnosis apakah seseorang mengalami saraf terjepit dengan melakukan tes MRI dan EEG, serta menanyakan mengenai kadar nyerinya dan apa pekerjaan pasien," ujar dokter lulusan fakultas kedokteran UGM ini.

Syafrizal juga menambahkan jika beban terlalu berat maka diskus atau bantalan yang berbentuk elastis yang terletak diantara korpus ini akan keluar sehingga menekan akar saraf yang menyebabkan seseorang merasa nyeri.

Untuk mengobati saraf terjepit ini bisa dilakukan dengan melakukan terapi seperti fisioterapi dan mengkonsumsi obat-obatan. Namun, jika sudah parah bisa dilakukan tindakan operasi.

"Kelumpuhan yang terjadi pada orang yang mengalami saraf terjepit biasanya karena sudah menekan pusat saraf. Dan jika dilakukan operasi maka bagian tubuh yang lumpuh tersebut ada kemungkinan bisa digerakkan kembali," ujar Dr. Syafrizal yang mengambil spesialis bedah saraf di Universitas Padjajaran.

Sedangkan untuk orang yang kegemukan bebannya berasal dari diri sendiri karena berat badannya yang berlebihan, sehingga tubuh tidak kuat untuk menanggungnya. Untuk itu, biasanya pasien diharuskan untuk menurunkan berat badannya.

Jika mengalami salah satu dari efek yang ditimbulkan, maka segeralah konsultasikan dengan dokter saraf ataupun dokter bedah saraf agar bisa dipastikan apa penyebabnya.

Jika dalam penjelasan di atas ada yang sobat kurang mengerti, silahkan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat terima kasih.


Related Post:

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Copyright © 2011. ILMU ALAM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger