Home » » Penemuan Planet "Alien" Menggunakan Teleskop Kecil

Penemuan Planet "Alien" Menggunakan Teleskop Kecil



Anggap saja ini adalah sebuah kemenangan bagi orang-orang awam. Para ahli astronomi telah menemukan 2 planet alien yang aneh di sekitar bintang-bintang yang bercahaya terang yang jaraknya sangat jauh dari Bumi.
Mereka menemukan planet-planet asing ini menggunakan teleskop ground-based kecil saja.

Dua planet ekstrasurya dideteksi dengan menggunakan Kilodegree Extremely Little Telescope (KELT). Menurut peneliti, KELT memiliki lensa yang kurang lebih sama dengan lensa yang dimiliki oleh kamera digital terbaru.

"Sebenarnya, KELT lebih kecil daripada teleskop Kepler, tapi meskipun kecil, kemampuannya mungkin bisa melebihi teleskop Kepler" kata Thomas Beatty, seorang mahasiswa doktoral di Ohio State University, Columbus. Teleskop Luar Angkasa Kepler milik NASA adalah sebuah observatorium yang mengorbit di luar angkasa dan dibangun khusus untuk mencari planet-planet yang jauh.

Beatty mempresentasikan temuannya pada 13 Juni pada pertemuan American Astronomical Society ke-20 di Anchorage, Alaska.

Hot Jupiters

Salah satu planet yang baru ditemukan, disebut KELT-1b, adalah planet besar yang sangat panas dan padat. Planet asing, yang sebagian besar terdiri dari hidrogen metalik, sedikit lebih besar dari Jupiter, tetapi mengandung massa 27 kali planet Jupiter

Jenis dunia alien yang dikenal sebagai "Hot Jupiter" karena planet tersebut adalah kumpulan gas raksasa yang mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya.

Kelt-1b begitu dekat dengan bintang induknya dimana satu orbit hanya memakan waktu 29 jam saja. Saking dekatnya, suhu permukaan planet itu kemungkinan bisa lebih 4.000 derajat Fahrenheit, dan menerima 6.000 kali jumlah radiasi yang diterima Bumi dari Matahari, Beatty menjelaskan.

Auriga di Dunia Alien

Planet baru lainnya disebut KELT-2Ab, dan terletak sekitar 360 tahun cahaya di konstelasi Auriga. Planet asing ini 30% lebih besar dari Jupiter dengan massa 50% lebih besar.

Penemuan ini lebih mirip planet lain yang ditemukan sampai saat ini, kecuali bintang induk Kelt-2Ab yang begitu terang sehingga dapat dilihat dari Bumi melalui teropong. Bahkan peneliti bisa melakukan pengamatan atmosfer planet tersebut berdasarkan sumber cahayanya

Tindak lanjut pengamatan juga sedang direncanakan menggunakan instrumen lain berbasis tanah, serta observatorium ruang angkasa, termasuk Hubble Space Telescope dan Infrared Spitzer Space Telescope.

Bagaimana Mereka Menemukannya

Para astronom menggunakan KELT untuk menemukan planet-planet besar yang mengorbit pada bintang-bintang yang sangat terang dengan menggunakan metode yang disebut transit, yaitu mengawasi dips kecil dalam cahaya bintang yang bisa menunjukkan sebuah planet dalam keadaan bersimpangan, atau transit, di depan.

Daripada meneliti sekelompok kecil bintang pada resolusi tinggi, si kembar North KELT dan South KELT mengamati jutaan bintang yang sangat terang pada resolusi rendah, kata para peneliti. Kelt Utara memindai langit utara dari Arizona, sementara Kelt Selatan meliputi langit selatan dari Cape Town, Afrika Selatan.

Sementara Kepler NASA Space Telescope telah mengidentifikasi sekitar 2.300 calon planet asing, teleskop ground-based kecil, KELT memberikan alternatif irit biaya bagi ahli astronomi. Biaya total untuk perangkat keras teleskop KELT kurang dari $ 75.000, kata para peneliti.

Jika dalam penjelasan di atas ada yang sobat kurang mengerti, silahkan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat terima kasih.


Related Post:

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Copyright © 2011. ILMU ALAM - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger